Baca Juga
Menasehati anak adalah tindakan yang sangat penting dilakukan oleh orangtua. Dalam melakukannya diperlukan kesabaran. Sebab, tugas ini perlu dilakukan berulang-ulang. Walaupun nasehat itu sudah sering orangtua sampaikan kepada anak. Tetapi, kadang-kadang ia masih tetap saja melakukan hal yang sama dan salah.
Nasehat yang diberikan orangtua merupakan salah satu bukti bahwa orangtua sayang dan peduli terhadap anak. Dengan memberikan nasehat kepada anak mereka berharap ia dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Sehingga ia bisa menghindarkan dirinya dari hal-hal yang bernilai salah. Misalnya, anak tidak berteman dengan orang yang berkepribadian buruk (minum minuman keras, gank motor). Sebab, orangtuanya telah menasehatinya bahwa jika ia berteman dengan orang yang 'buruk' kepribadiannya maka ia tidak akan terhindar dari akibat buruk. Seperti berurusan dengan polisi, harus mengeluarkan uang denda yang cukup banyak, atau dipenjara (yer).
Menasehati anak terkadang memang sangat melelahkan dan membuat orangtua merasa frustrasi. Namun, itulah salah satu cara yang harus orangtua lakukan jika mereka ingin anak dapat terhindar dari tindakan salah. Ketika memberikan nasehat kepada anak, janganlah orangtua lupa memberitahukannya untuk selalu berhati-hati dalam memilih teman. Sebab, sedikit atau banyak teman dapat mempengaruhi dirinya. Selain itu, janganlah orangtua membiarkan anak membuat keputusan yang salah. Jelaskanlah kepadanya tentang hal-hal yang dapat membawa bahaya baginya. Misalnya, bahaya ikut mobil teman yang suka menggunakan narkoba dan bahaya ikut balap motor liar.(Glenda Hatchett, 2005).
Nasehat yang diberikan orangtua merupakan salah satu bukti bahwa orangtua sayang dan peduli terhadap anak. Dengan memberikan nasehat kepada anak mereka berharap ia dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Sehingga ia bisa menghindarkan dirinya dari hal-hal yang bernilai salah. Misalnya, anak tidak berteman dengan orang yang berkepribadian buruk (minum minuman keras, gank motor). Sebab, orangtuanya telah menasehatinya bahwa jika ia berteman dengan orang yang 'buruk' kepribadiannya maka ia tidak akan terhindar dari akibat buruk. Seperti berurusan dengan polisi, harus mengeluarkan uang denda yang cukup banyak, atau dipenjara (yer).
Menasehati anak terkadang memang sangat melelahkan dan membuat orangtua merasa frustrasi. Namun, itulah salah satu cara yang harus orangtua lakukan jika mereka ingin anak dapat terhindar dari tindakan salah. Ketika memberikan nasehat kepada anak, janganlah orangtua lupa memberitahukannya untuk selalu berhati-hati dalam memilih teman. Sebab, sedikit atau banyak teman dapat mempengaruhi dirinya. Selain itu, janganlah orangtua membiarkan anak membuat keputusan yang salah. Jelaskanlah kepadanya tentang hal-hal yang dapat membawa bahaya baginya. Misalnya, bahaya ikut mobil teman yang suka menggunakan narkoba dan bahaya ikut balap motor liar.(Glenda Hatchett, 2005).
Tags:
cerita laskar ar-ridho
kalo nasehatin balita gimana bun..? wah, mesti pake berantem dulu tuh baru nurut hehehe.. ^_^
BalasHapusNtar kita bikinin artikel Balita ya say...
BalasHapus