"Dewasa nanti Salwa nikah sama siapa ?"

Baca Juga

Untuk anakkku tersayang Salwa Shabra Shatilla
Tak terasa 7 tahun sudah salwa memberi bunda kesempatan menjadi seoranng ibu dengan segala kelemahannya, Subhanallah… Salwa yang ngajarin bunda asam, asin, manis, pahit dan serunya dunia ke bundaan, banyak hal yang Salwa sajikan untuk bunda setiap hari,

Ada apa dengan bunda ? Bagaimana bunda menanggapi semua Tanya salwa yag terkadang asing dan mengejutkan di telinga bunda, sering terabaikan dan terlupakan … malam ini sekelumit kenangan itu bunda tulis di sini
Suatu ketika salwa bertanya “ Bunda, kalau dewasa nanti salwa nikah sama siapa ?” pertanyaan ini dilontarkan saat salwa masih duduk dibangku TK A… reaksi bunda ? kaget tp berusaha tenang, “ InsyaAllah sama laki-laki yang dipilihkan Allah buat Salwa “
“Kok Allah tahu yang salwa suka “
“ Karena Allah memang maha tahu yang terbaik buat salwa”
“ Kalau nanti Ssalwa gak suka sama yang Allah pilihkan, boleh ga Salwa milih sendir ?”
“Emangnya salwa mau milih siapa ?”
“ Namanya…. Nanti Slawa manggilnya kakak….”

Penggalan ini tercetus saat kita pulang bareng dari sekolah sambil jalan kaki, saking “panic”nya dengan pertanyaan Salwa, bunda sampai menanyakan kewajaran ini pada amah Efy yang kebetulan memang dekat dengan Salwa, secara berseloroh si amah bilang “ konsultasikan ke psikolog bun, apa ga ketuaan tuh si anak ? nah kebetulan wali murid kita ada yang Psikolog, ternyata jawaban beliau menenangkan “ itu wajar bun, dan memang harus di jawab dengan jawaban dewasa juga biar dia terbiasa, saya yakin dia bertanya itu karena keingin tahuan walau belum ngerti arti perkawinan itu sendiri” Alhamdulillah
Kalau menurut rekan yang lain “mungkin karena Salwa sering gabung dengan obrolan kita diruang guru kali bun, karena memang semenjak Salwa sekolah TK, Salwa yang pulang jam 11.00 harus nunggu bunda pulang sampai jam 15.30, jadi otomatis intensitas pertemanan salwa lebih banyak sama orang dewasa.
Masih belum puas dan nyari second opinion, Bunda masih bertanya pada Mr Beby Sanusi seorang guru BP yang baru diangkat kan guru jd guru BP, beliau bilang “ itu belum ke substansi kok bun, mungkin akhir-akhir ini dia sering dengar tentang tema itu, jadi kebawa “ jadi ingat memang saat itu kita di sekolah lagi nyeritain pernikahan bu Fitri dan Deden, semoga Salwa ga kebablasan matangnya ya….

InsyaAllah lain waktu bunda tulis kejutan-kejutan yang lebih seru ya….
Bunda Linda

Blog ini berisi warna-warni pelangi seputar dunia anak dan rekan yang mewarnai hari-hari Bunda, Insyaallah banyak hal yang bisa kita petik dari dunia dan tingkah polah anak-anak yang seruuuu

Posting Komentar

Silakan poskan komentar

Lebih baru Lebih lama