Baca Juga
Setelah beberapa pekan ga berkunjung ke blog sendiri, Bunda akhirnya punya cerita seru nih dari putri cantik n sholehah.... cerita inspiratif dan membanggakan, bisa jadi pelajaran buat semua.... terimakasih ya cantiik....
Tuisan lengkapnya gini nih....
ada seorang anak yang sangat benci matematika.orang itu menganggap matematika adalah pelajaran tersulit karena banyak menghitung,memikir,dan menghafal.
Di suatu hari,guru matematika memberitahukan jika minggu depan akan ulangan.anak itu langsung merinding karena tau nilainya akan jelek.pulangnya,tanpa basa-basi lagi ia sudah mulai tekad untuk seharian BELAJAR.ups!aku lupa untuk sholat!aku harus sholat dan berdoa dengan khusyuk untuk berharap nilaiku akan bagus!pikir anak itu.lalu benar,dia belajar,biarpun dikelilingi rasa capai,lelah,dan belajar tidak enak,karena dia membenci matematika,dia tetap belajar.mulai hari ini,dia selalu belajar setiap hari sepulang sekolah,setelah 3 hari belajar,akhirnya dia mulai mengerti dan mengerti,bahwa,tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan persiapan yang matang.
kita suka suatu pelajaran karena kita bisa.semua orang seperti itu.atau mungkin alasannya karena mudah,tidak capai,selalu main,gurunya baik,dan sebagainya.hari kelima,anak itu mulai menyukainya,dan paling suka adalah pelajaran itu.
dan sekarang,saatnya hari itu,hari ulangan.biarpun sudah berapa kali ulangan hasilnya sangat jelek,tapi,sekarang dia ingin menunjukkan.menunjukkan dia juga bisa.
TEET..... bel berbunyi.waktunya pelajaran kedua,matematika.bismillahirrahmaanirrahim.... semoga aku bisa,aku ingin menunjukkan kepada kedua orangtuaku,aku mau mendapatkan nilai bagus dan menunjukkkan....tolonglah aku,ya Alloh.... tolong kabulkan permintaan ku.... amiin....guru matematika mulai membagikan kertas ulangannya.baiklah,ayo kerjakan!aku menulis nama,tanggal,dan kelas.ok,aku mulai mengerjakan.lumayan gampang.... aku duduk di barisan ketiga.aku lihat didepanku ya!temanku memegang seuatu didalam laci dan mengeluarkan buku.buku matematika!ya a mpun,dia menyontek!bagaimana ini?aku sudah belajar dengan keras,dan dia menyontek!apa sia2 usahaku?tak terasa 1 jam sudah terlewat.semua mengumpulkan ulangan ke guru matematika.aku juga.pulangnya aku berpikir terus-menerus?bagaimana nilai ulanganku besok?bagaimana ulangan dia(yang nyontek)besok?esok harinya.... pelajaran math:kertas ulangan dibagikan.aku mendapat nilai 100.aku menangis bahagia bercampur haru,ini pertama kalinya aku mendapat nilai tertinggi.tapi,orang yang menyontek itu juga nangis.kenapa?sudah pasti karena nilainya 0 besar.ternyata benar,usaha tidak akan sia-sia.sekarang aku sangat MENCINTAI matematika.kenapa?hihihi.... karena bisa!sekarang cita2 ku menjadi guru matematika yang baik.tapi sebelum jadi guru,aku mau memenangkan lomba matematika di berbagai tempat!kalau kamu,bagaimana ceritanya kamu jadi suka matematika?(karangan ngarang)
Tuisan lengkapnya gini nih....
ada seorang anak yang sangat benci matematika.orang itu menganggap matematika adalah pelajaran tersulit karena banyak menghitung,memikir,dan menghafal.
Di suatu hari,guru matematika memberitahukan jika minggu depan akan ulangan.anak itu langsung merinding karena tau nilainya akan jelek.pulangnya,tanpa basa-basi lagi ia sudah mulai tekad untuk seharian BELAJAR.ups!aku lupa untuk sholat!aku harus sholat dan berdoa dengan khusyuk untuk berharap nilaiku akan bagus!pikir anak itu.lalu benar,dia belajar,biarpun dikelilingi rasa capai,lelah,dan belajar tidak enak,karena dia membenci matematika,dia tetap belajar.mulai hari ini,dia selalu belajar setiap hari sepulang sekolah,setelah 3 hari belajar,akhirnya dia mulai mengerti dan mengerti,bahwa,tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan persiapan yang matang.
kita suka suatu pelajaran karena kita bisa.semua orang seperti itu.atau mungkin alasannya karena mudah,tidak capai,selalu main,gurunya baik,dan sebagainya.hari kelima,anak itu mulai menyukainya,dan paling suka adalah pelajaran itu.
dan sekarang,saatnya hari itu,hari ulangan.biarpun sudah berapa kali ulangan hasilnya sangat jelek,tapi,sekarang dia ingin menunjukkan.menunjukkan dia juga bisa.
TEET..... bel berbunyi.waktunya pelajaran kedua,matematika.bismillahirrahmaanirrahim.... semoga aku bisa,aku ingin menunjukkan kepada kedua orangtuaku,aku mau mendapatkan nilai bagus dan menunjukkkan....tolonglah aku,ya Alloh.... tolong kabulkan permintaan ku.... amiin....guru matematika mulai membagikan kertas ulangannya.baiklah,ayo kerjakan!aku menulis nama,tanggal,dan kelas.ok,aku mulai mengerjakan.lumayan gampang.... aku duduk di barisan ketiga.aku lihat didepanku ya!temanku memegang seuatu didalam laci dan mengeluarkan buku.buku matematika!ya a mpun,dia menyontek!bagaimana ini?aku sudah belajar dengan keras,dan dia menyontek!apa sia2 usahaku?tak terasa 1 jam sudah terlewat.semua mengumpulkan ulangan ke guru matematika.aku juga.pulangnya aku berpikir terus-menerus?bagaimana nilai ulanganku besok?bagaimana ulangan dia(yang nyontek)besok?esok harinya.... pelajaran math:kertas ulangan dibagikan.aku mendapat nilai 100.aku menangis bahagia bercampur haru,ini pertama kalinya aku mendapat nilai tertinggi.tapi,orang yang menyontek itu juga nangis.kenapa?sudah pasti karena nilainya 0 besar.ternyata benar,usaha tidak akan sia-sia.sekarang aku sangat MENCINTAI matematika.kenapa?hihihi.... karena bisa!sekarang cita2 ku menjadi guru matematika yang baik.tapi sebelum jadi guru,aku mau memenangkan lomba matematika di berbagai tempat!kalau kamu,bagaimana ceritanya kamu jadi suka matematika?(karangan ngarang)